Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga terhibur :)

Selasa, 13 November 2018

Journey!


Kisah perjalanan maretku.
1. Kalau kata rinto, dulu pernah sedekat nadi skrng sejauh ekuador. Ngasih jaket malem2 gerimis pas dia praktikum, ngasi susu dan vitamin pas dia lg kegiatan di kampus, dulu kalau gua nanya dimana kadang dibalesnya pake pap foto (gemes), manggil nama gua kenceng bgt pas gua lg pramusang hima pasahal lg rame, pernah marah karena gua janji dateng nonton ultras pas dia panitia tp gua gak dateng karena keujanan, sampe ada event agrotechnight gua ajak foto berdua bodo amat sm omongan orang. Skrng ketemu aja udah gak nyapa, hanya sekedar salam pun tak ada kalimat sapaan dan tidak melihat wajahku sm sekali. Am I wrong?

2. Awal ngajak nonton layaknya ngajak nonton temen biasa. Entah kenapa kok rasanya rada beda, gak kaya nonton sm temen. Tanpa sadar tangan kita bersentuhan dan saling menggenggam. Yes, that was the beginning. Tp semua gagal karena posisi kita. Karena kesalahan gua yg baper. Kita gabisa bareng karena kita satu ruang lingkup dgn seseorang di masa lalu. Dan akhirnya dia punya pacar dan saya masih mencari hati ini untuk siapa.

3. Ada notifikasi si instagram, "blablabla following you". Gua cari tau ternyata dia adik tingkat sejurusan. Dari awal gua berjuang buat menjadi diri sendiri, tp ternyata sifat gua bikin dia mungkin sedikit risih. Awal yg "katanya" gua bisa dapet dia dgn mudah, tp ternyata gua disulitkan oleh kejujuran gua pgn jd diri sendiri td. Pesan gua dibales dengan kata2 seadanya, sampe pada tahap "dibales aja syukur". Dan suatu ketika gua mau nyerah hehe tp ya gua masih didukung sm temen2 gua, akhirnya gua beranikan ajak makan atau basa basinya buat ketemu lah. And then, kita ketemu kita berbincang. Sampe gua berpikir "gua gapernah sesuka ini sm perempuan, saat masih masa pendekatan. Dia lebih, dia beda". Trs besoknya tiba2 dia minta nemenin gt, gua langsung ayo lah ya nemenin dia. Padahal itu udah jam 23.30, kira2 sampe jam 1.30 lah. Lumayan lama. Pas pulangnya gua anterin dia ngomong "mas, kalau mas ngajakin aku kaya gini dan aku mengiyakan mas gak gimana2 kan?". Setelah pertanyaan tsb, besoknya dia menghilang. Dan ternyata dia lg dideketin banyak orang dan salah satunya itu di tempat kerja part timenya dia.

3 orang ini yg bikin gua lupa. Lupa kalau gua abis putus, bikin lupa sm mantan, bikin lupa sm kemalesan gua. Sampe gua ingin segera lulus. Tp 3 orang ini, mungkin gak paham. Kalau dulu, saat gua deketin gua sangat amat serius.

*Btw, orang pertama gua deketin sekitar bulan mei-juli, orang kedua bulan agustus, dan orang ketiga september-oktober.

Kamis, 11 Oktober 2018

Bulan dan Bintang

Bulan, kata orang kamu menerangi gelapnya malam dengan terangmu. Tapi mengapa aku merasakan kegelapan? Bintang, kata orang kamu menemani setiap langkah di malamnya hari. Tapi mengapa aku merasakan kesepian?

Selasa, 25 September 2018

Gundah

Bukankah menyukai seseorang seharusnya menyenangkan? Jika iya, mengapa aku merasa kesepian? Adanya kegelisahan. Tidakkah kamu sadar, dari lamanya waktu yg berputar telah kita habiskan bersama? Kamu ketuk, kubukakan pintu tapi kamu tidak mau masuk dan hanya bergumam kebingungan. Maybe it's time to get closer? Or it's time to be another loser?

Rabu, 05 September 2018

Putaran Waktu

Ketika mentari bersinar, aku hanyalah sebatas angin yang bertiup sederhana. Namun ketika purnama datang, kamu pun hadir dengan cahayamu. Berbaring aku menatap langit, menghitung berapa kali kamu membuatku tersenyum sendiri dan terkadang aku dibuat terhempas dengan cuitanmu. Setiap waktuku membayangkan sebuah dialog yang akan kita diskusikan ketika berjumpa. Akankah? Semoga saja. Dan ini rahasia yang kamu tidak tau, bahwa namamu lah yang selalu ada di doaku.

Kamis, 26 April 2018

Aku, pernah.

Aku pernah terbang, menelusuri langit dengan awannya.
Aku pernah tenggelam, mengarungi laut dan ombaknya.
Jatuh, bangun, bangkit memang mudah
Tapi tak semudah membalikkan pondasi rumah
Aku ingin menyentuh matahari, memeluk sinar dengan panasnya
Aku ingin menggapai bulan, menggenggam dan berharap pada terangnya

Minggu, 27 Agustus 2017

Cinta

Aku pernah terlahir berdua
Bersama mengarungi lautan
Kau kenalkan arti dari cinta
Tawa canda kita ciptakan

Cinta ini perlahan membingungkan
Senyumanmu tak lagi sama
Cerita kita yang ku tuliskan
Cerita cinta untuk kamu dan dia

Dulu kita berdua saling berbagi dunia
Setiap waktu terasa lebih lama
Kamu sentuh hatiku kamu ambil jiwaku
Kini kau tinggalkanku terjebak masa lalu

Yang ku tahu
Cinta itu adalah anugerah
Cinta itu adalah samudera
Cinta itu adalah dunia
Cinta itu adalah kamu

Selasa, 15 Agustus 2017

Hilang.

Terdampar di sebuah pulau tanpa mata angin yang mendampingi. Terombang-ambing hingga ke sudut samudera. Terhempas terpaan nada-nada patah hati. Diam, merenung, sambil berpikir "kenapa aku?". Terlintas bayangan yang perlahan menghampiri. Menyapu bersih sisa luka lama dan dibuat bangunan indah di dalam jiwa. Tinggi hingga tak seorang pun dapat meraihnya. Ku sentuh, ku belai, namun terasa hampa. Datang, pergi, lalu meninggalkan jejak. Saat ditelusuri, aku tersesat. Tanpa dinding tanpa angin. Satu-satunya yang tertanam dan selamanya akan tumbuh di tubuhku ini adalah kehampaan. Bertumbuh besar hingga tak mampu terbendung. Sama sepertimu, karena kamu seorang yang nampak tapi tidak terlihat. Ada tapi bukan disini. Terimakasih dan salam dariku untuk kebahagiaanmu.

Halo, Jogja!

Jogja,
Kota indah seribu bahasa
Kota indah lekat dengan budaya
Bagian kecil dari Nusantara

Jogja,
Si kecil ikut menikmatimu
Mengagumimu dari bayang semu
Mengukir kenangan dengan rindu

Jogja,
Tak kan ku lupakan jasamu
Jika engkau rindu akanku
Panggil aku, aku siap bertamu

Jumat, 10 Maret 2017

MUNAS FORMATANI 2017

Perkenalkan kami panitia Munas Formatani 2017.
1. Abi Daulah Haque (Ketua Panitia) : pemimpin yg bijaksana, saking bijaksananya sampe ngasih jaket ke delegasi *eh
2. Riko Yanuar (Koordinator Lapangan) : selalu terngiang deadline jika mengingat namanya, berproses selama kurang lebih 8 bulan tp gabisa ikut full di hari H :((
3. Sri Rahayu Lumaksi (Kepala Bidang Acara) : Sri, Hayu, Srintil, Bu Peni, Ibu Negara, sosok keibuan yg luar biasa mengonsep acara nasional sedemikian rupa, tp punya nada panggilan menyeramkan wkwk
4. Safira Amanda (Kepala Bidang Humas) : ngomongnya enteng kaya ga ada dosa, kerjanya digembor gembor trs demi tamu undangan yg hadir contoh pemprov, rektor, dekan dll tp paling susah disuruh makan :(
5. Ficky Himawan (Kepala Bidang Pendaftaran) : pjs korlap menggantikan riko di hari H. Ga pernah serius, sekalinya serius taunya ga serius. Pusing ya pak? Gimana jd korlap dadakan? Wkwk
6. Thalya Dwi Merdianty (Kepala Bidang Usda Eksternal) : hidupnya cuma proposal dan mencari uang buat acara ini, tp masih bisa bagi waktu sm aku *ea
7. Annisa Mahardika (Kepala Bidang Usda Internal) : bakat kayanya yak bu dgn urusan usda wkwk kalau liat ini orang bawannya pengen kabur, soalnya ditagih uang mulu suruh bayar :(
8. Aulia Maulidah (Kepala Bidang Bendahara) : uang uang uang uang, diem diem kalau ada masalah dgn keuangan paling berkoar koar. Gimana bu rasanya megang duit puluhan jt? Wkwk
9. Indriari Utami Dewi (Kepala Bidang Sekretaris) : sekretaris merangkap LO. Kabid sm staff kelakuannya 11 12. Manut2 aja. Disuruh nyebur kolam ikan jg mau kok
10. Imam Mahriyansah (Kepala Bidang Perlengkapan) : menyediakan segala perlengkapan dgn luar biasa, tanpa kenal lelah. Harus nurut sm dia, kalau engga nanti dikutuk
11. M. Fadhlurrahman Helmi (Kepala Bidang Akomodasi&Transportasi) : siap 86 menjemput dan mengantar delegasi maupun panitia, bensin, dan ciri khasnya "selaaaauuuuuwwwww"
12. Arienda Anmolia (Kepala Bidang Dekorasi) : baju, banner, backdrop, photobooth, dia yg buat nih. Tp ada satu pertanyaan yg terngiang, udah resmi bu?
13. Nizarrudin Nazmi (Kepala Bidang Dokumentasi) : dari awal terbentuk panitia hingga acara sudah selese masih ada deadline jobdesk loohh
14. Lutfi Telaumbanua (Kepala Bidang Konsumsi) : mikir keras untuk menyediakan makanan sebanyak 200an dgn harga yg minim. Hidup nasi bungkus!!
15. Wida Fauziah (Kepala Bidang L.O.) : ibu dari para LO untuk mengayomi dan menemani para delegasi. Salam Anaconda!!
16. Hilman March Rafidan (Kepala Bidang Publikasi) : ...............
Yaak, inilah keenam belas kepala bidang, korlap, dan ketua Munas Formatani 2017. Semoga selalu terjalin silaturahmi sampai Munas selanjutnya! Bangga termasuk ke dalam bagian ini, apalagi jd kabid wkwk walaupun sempet jd pjs korlap sehari trs dibatalin. Seneng bekerjasama dgn kalian rempong jadulkuu!!

Selasa, 14 Oktober 2014

Tukang Nasgor

Pas malem gua kan laper ya terus pengen makan eh tukang nasgor lewat, gua panggil aja kan ya
H : mas beli
T : beli mas?
H : iya mas beli mie goreng
T : nasi?
H : mie mas
T : nasi goreng?
H : mie goreng maas (udah mulau kesel)
T : jadi mau apa engga mas?
H : mas jualan nasi goreng kan?
T : iya mas
H : nah saya mau beli mie goreng
T : oh mie goreng
H : tai lu ee pipis kuda kutil mecin tele ayam (dalem hati)
TRUE STORY

Kamis, 02 Oktober 2014

Ini perjalananku, mana perjalananmu?

TK Alyssa lulus selama 2 tahun beranjak menjadi siswa di SDN Polisi 1 Bogor. Selama 6 tahun mengalami pasang surut nilai akhirnya lulus juga jadi siswa SMPN 2 Bogor. 3 tahun belajar disini rasanya ga betah sama sekali kayak kura kura salah masuk tempurung. Setelah lulus melanjutkan ke SMA PLUS YPHB Bogor sekolah islam swasta yg ga banyak orang yg tau. Kisah sedih di hari minggu kalah sama kisah suka duka selama di SMA. 3 tahun menjalani pelajaran penjurusan yg rumit dan pertemanan yg lagi indah indahnya harus dipisahkan dengan kelulusan. Sekarang sedang menjalani dunia perkuliahan. Dimana siswa jadi mahasiswa, dewa jadi mahadewa, dewi jadi mahadewi, dan barata menjadi mahabarata. Baru sebulan sih tapi kerasa lama banget disini di purwokerto lebih tepatnya Univeraitas Jenderal Soedirman. Lebih bebas, lebih santai, tapi tugasnya lebih mengerikan. Sekarang sih baru semester satu dan UTS pun belum. Masih banyak tantangan berikutnya di semester selanjutnya. Semangat!

Minggu, 17 Agustus 2014

Drama Komedi Cinderella

Cinderella
                Pada suatu hari , hiduplah seorang putri yang sangat cantik dan kaya yang bernama Cinderella , dia hidup di kerajaan bersama dengan ayah dan ibunya , ayahnya bernama Charlie dan ibunya bernama Ling-Ling .

Charlie                     :”Cinderella , kamu sudah kaya dan cantik tetapi kenapa kamu belum menemukan pasangan hidup sampai saat ini?”
Cinderella                :”Maaf daddy , tetapi sampai saat ini aku belum menemukan pendamping hidup yang cocok denganku”
Ling-ling                 :”Tetapi Cinderella , bukankah sudah banyak laki-laki yang melamar kamu sampai saat ini?”
Cinderella                :”Memang benar sudah banyak yang melamarku , tetapi mereka semua tidak sesuai dengan harapanku . Aku ingin laki-laki yang kaya raya , tampan , dan bisa memberikan aku emas 24 karat ! “
Ling-ling                 :”Yasudahlah terserah apa katamu saja , daddy dan mommy hanya menuruti keinginanmu saja”
Charlie                     :” Mommy jangan terserah-terserah saja dong , aku ingin cepat-cepat menimang cucu!”
Ling-ling                 :”Biasa aja keleeeess daddy” (muka melas)
Charlie                     :”Udah biasa sih , pokoknya daddy akan carikan calon sumai kamu melalui sayembara” (tutup pintu)
Cinderella                :”DADDY!!! DADDY!!”
Deddy Corbuzier     :”Anda memanggil saya ?”
Cinderella                : (muka bingung)

                Disuatu tempat , jin yang bernama tomangski ingin melamar kerja di langit ke-25

Tomangski              :”Punten bor abdi…”
Ridski                      :”Bar bor bar bor , kamu gatau saya ? saya siapa coba ?”
Tomangski              : (muka bingung) ”Situ staf doang kan ….?”
Ridski                      :”MENEJER!”
Rina                         :”MENEJER!”
Tomangski              :”Megener..?”
Ridski                      :”MENEJER!!!”
Rina                         :”MENEJER!!!”
Ridski                      :”Halah! Jangan mentang mentang kita kembar ya kamu jadi ngikutin semua ucapanku!”
Rina                         :”Ampun saudara kembar”
Tomangski              :”Aduh ko situ berdua malah berantem sih?
Rina                         :”Ini orang komen aja kaya pesbuk”
Ridski                      :”Path kali sekarang mah, udah ga jaman pesbuk pesbukan”
Tomangski              :”Aduh mba mas ini saya mau bertanya ya, menejer kerjanya apa ya mas? Saya daritadi bingung”
Ridski                      :”Gak usah banyak Tanya deh , ada urusan apa kamu datang kemari ? Dan siapa namamu ?”
Tomangski              :”Nama saya tomangski dan saya ingin melamar kerja disini , bisakah saya kerja disini ?”
Ridski                      :”Hemmmm……..bisa sih , tapi kamu harus memenuhi satu syarat”
Tomangski              :”Apaan tuh mas ?”
Ridski                      :”Mau tau banget apa mau tau aja?”
Tomangski              :”Halah halah , serius kelees”
Ridski                      :”Kamu harus melakukan satu kebaikan di bumi”
Tomangski              : (muka berpikiri) ”Hemm…. Hanya itu saja? Baiklah kalau begitu , aku akan turun ke bumi dan memenuhi syarat tersebut”
Ridski                      :”Yaps , memang hanya itu saja. Jangan terlalu lama , nanti keburu lowongan kerja disini kadaluarsa”
Tomangski              :”SIAP!!”

                Setelah Tomangski pergi turun ke bumi untuk melakukan kebaikan di bumi , ia bertemu seorang wanita yang cantik , wanita itu bernama Nawang Wulan . Setelah sampai di bumi jin Tomangski berganti nama agar penyamarannya berhasil dan ia memutuskan namanya menjadi Jaka Tarub . Wanita cantik tersebut sedang mencuci selendangnya di tepi sungai Amazon . Tomangski pun mencoba mendekati wanita tersebut .

Tomangski              : (terkagum) ”Cantik sekali wanita itu , andai aku bisa berkenalan dengannya”

                Nawang wulan dan ke-2 wanita lainnya sedang bermain air di pinggir sungai . Mereka tidak tahu jika Jaka Tarub mengintipi mereka , lalu Jaka Tarub mengambil selendang Nawang Wulan dengan harapan dia mau dinikahi dengan Jaka Tarub .

Nawang Wulan       :”Aliran air di sungai inilah yang membuatku selalu ingin kembali ke bumi”
Wanita 1                  :”Iya kamu benar sekali , airnya begitu segar , sejuk , bersih , dan bening sekali”
Wanita 2                  :”Ayo kita pergi dari sini sebelum ada yang melihat kita !”

                Berjalan menuju bebatuan…

Nawang Wulan       :”TTIIDDAAAAKK!!!”
Wanita 2                  :”Ada apa Nawang Wulan?”
Wanita 1                  :”Kamu kenapa Nawang Wulan?”
Nawang Wulan       :”Selendangku hilang , selendangku hilang , selendangku hilang , bagaimana nasibku ini?”
Wanita 1                  :”Coba diingat-ingat dulu , mungkin kamu lupa menaruhnya dimana”
Nawang Wulan       :”Tidak ! aku sangat yakin kalau selendangku aku taruh disini”
Wanita 2                  :”Aduh bagaimana ya ? Hari sudah senja , sepertinya kita harus segera pergi dari sini “
Nawang Wulan       :”Tapi bagaimana denganku ?”
Wanita 2                  :”Maaf kami harus meninggalkamu disini”
Wanita 1                  :”Dadaaah Nawang Wulan kami akan selalu mengenangmu”

                Mereka pun pergi ke kahyangan meninggalkan Nawang Wulan sendiri , setelah kejadian itu , Jaka tarub datang menghampiri Nawang Wulan .

Tomangski              :”Apa benar ini selendang milikmu?”
Nawang Wulan       :”Selendangku ! Iya benar ini selendangku ! Mengapa selendangku bisa ada di kamu ?”
Tomangski              :”Mohon maaf , tadi aku mengambil selendangmu. Karena kecantikanmu yang membuatku berjalan menghampiri selendangmu dan mengambilnya”
Nawang Wulan       :”Bukan begini caranya jika kamu ingin berkenalan denganku . Aku tidak bisa pergi ke kahyangan bersama teman-temanku tanpa selendang itu”
Tomangski              :”Maafkan aku , aku sungguh minta maaf…”
Nawang Wulan       :”Sudahlah , yang penting selendangku ketemu . Aku pergi dulu ya , dadaaaahh”
Tomangski              :”Tunggu dulu !! Kamu belum menyebutkan namamu!”
Nawang Wulan       :”Namaku Nawang Wulan”

                Nawang Wulan pun lalu pergi ke kahyangan meninggalkan Jaka Tarub . Jaka Tarub meresa bersalah telah mencuri selendang Nawang Wulan . Dia juga belum melakukan satu kebaikan pun di bumi ini . Dengan perasaan rasa bersalah , dia berjalan ke dalam kota dan menemukan sebuah sayembara . Sayembara itu berisikan ‘Siapa yang merasa dirinya pantas untuk putri Cinderella , silahkan datang ke istana’

Tomangski              :”Cin…de…re…lla…cantik juga , mungkin aku bisa menikahi dia dulu baru melakukan kebaikan”

                Di istana tempat Cinderela dan orang tuanya tinggal…

Charlie                     :”Mommy , aku sudah menyebarkan sayembara ke seluruh kota , bagaimana menurutmu ?”
Ling-ling                 :”Loh , mengapa kamu menyebarkan sayembara tanpa sepengetahuanku ? Bagaimana jika Cinderella marah dan tidak mau memenuhi sayembara itu ?”
Charlie                     :”Sudahlah mommy , kamu jangan terlalu memanjakan anakmu , lihatlah dia sekarang , dia tidak baik dan lugu seperti dulu lagi , sekarang dia menjadi sombong dan terlalu milih-milih”
Ling-ling                 :”Maafkan aku daddy , aku hanya ingin anakku bahagia saja”
Charlie                     :”Kamu pikir aku melakukan semua ini untuk apa ? Aku juga ingin anak kita menikah ! Aku ingin menimang cucu seperti raja-raja lainnya !”
Cinderella                :”Ada apa ini ribut-ribut ? Mommy kenapa? Daddy marah-marah lagi?”
Ling-ling                 :”Mommy gapapa ko cin..”
Cinderella                :”Ada apa sih daddy?”
Charlie                     :”Ini , daddy menyebarkan sayembara ke seluruh kota . Daddy hanya ingin mempermudah kamu mencari pasangan”
Cinderella                :”Apaan sih daddy!? Aku kan manusia , bukan barang yang hendak diperjualbelikan!!!” (berlari pergi ke kota)
Ling-ling                 :”Lihat apa yang kamu perbuat”
Charlie                     :”Biarkan saja , nanti juga membaik sendiri”

                Di tengah keramaian kota…

Cinderella                :”Aku kan bukan barang yang bisa dijadikan sayembara seperti itu , harga diriku seperti hilang begitu saja” (Sambil menangis tersedu-sedu)
Ling-ling                 :”Cinderella , tunggu mommy”
Cinderella                : (terdiam dan menangis)
Ling-ling                 :”Kamu menangis Cin ? kamu kenapa ?”
Cinderella                :”Aku tidak menyangka mom , daddy seperti itu”
Ling-ling                 :”Niat daddy kamu itu baik kok . Tapi mungkin caranya saja yang salah”
Cinderella                :”Daddy JAHAT!!!” (sambil menangis semakin keras)
Ling-ling                 :”Cin , kamu gak boleh begitu , kamu yang sabar ya , jangan nangis lagi dong nanti cantiknya hilang loh”
Cinderella                :”Baik mom , memang Cuma mommy yang paling mengerti aku”
Lingling                   :”Mommy gitu loh! Ayo kita pulang lagi ke istana. Kita turuti saja kemauan daddy kamu itu. Mungkin dengan jalan ini cinta sejati kamu akan datang”
Cinderella                :”Iya mom”

                Setelah Cinderella dan mommy-nya kembali ke istana , ternyata hanya ada 3 orang yang ingin melamar Cinderella sebagai istrinya. 3 orang itu bernama Emen , Usro , dan Jaka Tarub.

Cinderella                : (terheran) ”Tidak seperti yang aku bayangkan. Ternyata sedikit sekali yang ingin melamarku. Apa karena sifat aku yang jelek dimata mereka ya?”

                Di tengah kota…

Jaka Tarub               :”Tak bisa kubayangkan jika aku bisa menjadi suami dari Cinderella yang cantik itu. Akan bahagia sekali hidupku”
Usro                        :”Loh kamu siapa? Kenapa kamu menyebutkan nama calon istriku?”
Jaka Tarub               :”Aku Jaka Tarub. Lalu kamu siapa?”
Usro                        :”Kenalkan namaku Usro Bangladesh. Shioku ayam dan zodiakku Taurus. Aku anak kelima dari 3 saudara yang dilahirkan orangtuaku”
Jaka Tarub               :”Anak kelima dari 3 bersaudara?”
Usro                        :”Mulut mulut siapa? Kalau aku salah ngomong apa ngaruh sama masa depanmu , Jaka Tabur?”
Jaka Tarub               :”Menyebutkan namaku saja salah , bagaimna nanti menyebut nama tuan putri Cinderella”
Emen                       :”Ada apa ini ribut ribut? Kalian mau ikut sayembara yang diadakan oleh raja kan? Mari kita tunjukkan saja disana , siapa yang lebih baik”
Jaka Tarub dan
Usro                        :”OKE!!”
Usro                        :”Tetapi nama kamu siapa ya?”
Emen                       :”Kalian gatau superhero yang bisa terbang dan memakai celana dalam diluar itu? Kenalkan nama aku Suparman. Orang orang di kotaku memanggil namaku dengan sebutan Emen”
Usro                        :”Oh Emen. Aku kira namamu bagus sesuai tampangmu. Ayo kita buktikan di istana”
Emen                       :”Hasyemeneh. Let’s do it!”

                Mereka pun berjalan dengan gagahnya menuju istana. Sesampainya di istana mereka disambut dengan baik oleh Raja Charlie dan Ratu Ling Ling.

Charlie                     :”Silahlan masuk para pelamar anak semata wayangku”

                Lalu , Cinderella datang. Cinderella sudah tau jika hanya 3 orang saja , tetapi dia tidak tau jika yang melamar Cinderella adalah pria yang sesuai dengan kriterianya. Cinderella senang tetapi hatinya belum bisa berkata iya untuk salah satu dari ketiga pelamar tersebut. Dan dia memutuskan untuk menolak semua pelamar tersebut.

Cinderella                :”Kalian kaya , tampan dan membawa emas 24 karat. Tetapi hati aku ini tidak bisa dibohongi , aku tidak bisa memilih salah satu dari kalian. Maaf ya”
Usro                        :”Halah halah”
Emen                       :”Kalau gitu gausah deh aku bela belain datang kesini”
Jaka Tarub               :”Gagal lagi , gagal lagi”

                Setelah kejadian penolakan tersebut, ketiga pria tadi Emen, Usro dan Jaka Tarub pergi meninggalkan istana. Jaka Tarub teringat sesuatu ketika dia berjalan di pinggiran kota. Dia gagal lagi melakukan satu kebaikan. Dia sangat menyesal menyianyiakan waktunya di bumi.

Jaka Tarub               :”Duh lupa nih aku kan harus melakukan kebaikan. Harus bagaimana aku ini ya Tuhan?”
Tinkerbol                 :”Hai manusia yang sedang kesulitan. Aku disini untuk meringankan bebanmu. Karena aku ini adalah peri”
Jaka Tarub               :”Masa tahun 2014 masa ada peri perian”
Tinkerbol                 :”Aku memang peri ih. Nih lihat tongkatku bisa mengeluarkan serbuk kedamaian”
Jaka Tarub               : (terkagum) “Waaah kereeeeen. Ngomong ngomong nama kamu siapa peri?”
Tinkerbol                 :”Namaku Tinkerbol. Temennya Peterman”
Jaka Tarub               :”Oh yang di tipi tipi itu ya?”
Tinkerbol                 :”Benar sekali. Sekarang apa yang bisa aku bantu?”
Jaka Tarub               :”Aku diturunkan dari langit ke-25 untuk melakukan satu kebaikan. Katanya sih itu syarat untuk aku bekerja disana”
Tinkerbol                 :”Oh begitu, lalu?”
Jaka Tarub               :”Tapi aku bingung aku harus melakukan apa peri. Apa aku carikan saja calon suami untuk Cinderella ya?”
Tinkerbol                 :”Boleh juga tuh ide kamu. Aku akan bantu carikan kamu calon suami untuk Cinderella. Hemmmm…..Aku melihat di tongkatku, ada sesosok laki laki. Tetapi dia dari keluarga miskin”
Jaka Tarub               :”Keluarga miskin? Apa mau ya Cinderella dengan dia?”
Cinderella                :”Kamu mau aku bantu atau tidak? Jika kamu mau, datanglah ke gubuk kecil di tengah sawah belakang Gunung Kelud”
Jaka Terub               :”Terima kasih peri Tinkerbol”
Tinkerbol                 :”Sama sama ting”

                Di lain tempat di istana, Cinderella bertanya kepada cerminnya mengapa dia tidak menemukan cinta sejatinya.

Cinderella                :”Aku bingung harus curhat ke siapa lagi. Apa sih yang membuat aku susah mendapatkan jodoh?”
Cermin                    :”Jodoh di tangan Tuhan Cinderella”
Cinderella                :”Siapa itu?! Darimana asal suara itu?!”
Cermin                    :”Aku disini, di dalam cermin”
Cinderella                : (kaget)
Cermin                    :”Menurutku, kamu terlalu memilih milih Cinderella. Banyak laki laki yang ingin menjadi suami kamu tapi semuanya ditolak begitu saja. Kalau aku bisa bantu, aku bisa melihat masa depanmu”
Cinderella                :”Masa depanku? Seperti apa masa depanku? Seperti apa laki laki yang akan menjadi suami aku nanti?”
Cermin                    :”Aku tidak bisa berkata banyak. Tapi aku hanya bisa mengatakan, janganlah memilih milih laki laki lagi. Dan siapapun atau dari kalangan manapun kamu harus bisa menerima apa adanya”

                Cinderella pun merenungi setiap perkataan dari cerminnya tersebut. Dia berusaha memahami apa yang disampaikan cerminnya.

                Di pinggiran sawah belakang Gunung Kelud…

Jaka Tarub               ;”Gubuk kecil ditengah sawah belakang Gunung Kelud. Ini pasti tempatnya”

                Jaka Tarub melihat ada 3 orang di gubuk itu. 2 laki laki dan 1 wanita. Jaka Tarub menghampiri mereka dan mencari calon suami untuk Cinderella.

Jaka Tarub               :”Assalamualaikum”
Riko                        :”Waalaikum salam. Mencari siapa mas?”
Fred                         :”Siapa itu nak?”
Jaka Tarub               :”Nama saya Jaka Tarub. Saya disini ingin mencari calon suami untuk Cinderella putri Raja Charlie dan Ratu Ling Ling”
Fred                         :”Hahahaha. Itu lelucon yang sangat lucu nak”
Betty                        :”Iya hahahaha tidak mungkin kamu mencari calon suami untuk seorang putri yang sangat kaya raya disini. Kami hanya orang miskin dan anak kami pun tidak pantas untuk dia”
Riko                        :”Benar sekali itu mas. Saya tidak mungkin menjadi suami tuan putri bahkan menjadi calon suaminya saja saya sudah merasa tidak pantas”
Jaka Tarub               :”Sebelumnya bolehkah saya tau nama anda siapa?”
Riko                        ;”Riko”
Fred                         :”Fred. Bapak Fred”
Betty                        :”Panggil saja saya Tante Betty”
Jaka Tarub               :”Baik terima kasih, jadi begini. Mungkin anda atau kalian siapa tidak percaya dengan maksud kedatangan saya. Tapi izinkan saya untuk membawa putra bapak dan tante ini ke istana untuk saya jodohkan dengan Cinderella”
Fred                         :”Bagaimana ini bu?”
Betty                        :”Ibu sih terserah Riko saja. Jika Riko percaya dengan anak muda ini. Silahkanlah ikut dia ke istana”
Riko                        :”Jika memang niatmu baik, aku akan ikut denganmu. Aku minta izin ya pak bu”
Fred                         :”Jangan macam macam ya dengan anak saya, jika saya mendengar anak saya terluka atau semacamnya saya akan mencari dirimu”
Jaka Tarub               :”Tenang saja Bapak Fred. Akan aku pegang amanatmu”

                Jaka Tarub dan Riko pun pergi menuju istana. Sebelum ke istana mereka mampir ke kota dulu untuk membelikan Riko baju dan celana baru.

Riko                        :”Bagaimana penampilanku sekarang? Sudah menjadi anak gaul istana belum?”
Jaka Tarub               :” Te o pe be get e lah bray”

                Di istana…

Jaka Tarub               :”Assalamualaikum”
Charlie                     :”Waalaikum salam. Silahkan masuk”
Ling Ling                :”Kamu laki laki yang waktu itu ikut sayembara kan? Ada apa datang kesini lagi?”
Jaka Tarub               :”Iya benar. Saya datang kesini membawa teman saya untuk melamar Cinderella”
Riko                        :”Riko tante, Riko om”
Ling Ling                :”Bagaimana ini dad? Apa Cinderella masih mau menerima pelamar lagi?”
Charlie                     :”Kita coba dulu saja mom, siapa tau ini jodohnya”
Ling Ling                :”Okelah daddy”
Charlie                     :”Cinderellaaaaaa”

                Cinderella datang…

Cinderella                :”Iya dad ada apa?”
Charlie                     :”Ini Jaka Tarub, orang yang pernah mengikuti sayembara itu loh. Dia membawa temannya untuk melamar kamu”
Cinderella                :”Aduh dad, aku lagi ga mood nih”
Ling Ling                :”Sudahlah Cinderella temui dulu saja. Kalau kata mommy sih ganteng bangeud”
Cinderella                :”Iya deeh”

                Cinderella dan Riko pun saling bertatap wajah satu sama lain karena saling mengagumi.

Cinderella                : (bengong) Cinderella
Riko                        : (bengong) Riko
Jaka Tarub               :”Hey hey kenapa jadi pada bengong begini?”
Cinderella                : (teriak) “aaaaaaaaaaaa!!”

                Cinderella pun pergi dengan membawa cerminnya. Dia ingin bertanya apakah ini cinta sejati Cinderella selama ini.

Cinderella                :”Cermin! Cermin! Jawab aku cermin!”
Cermin                    :”Biasa aja keles. Ada apa Cinderella?”
Cinderella                :”Aku bertemu dengan laki laki yang berhasil membuat aku jatuh cinta. Aku bingung harus bagaimana, aku tidak pernah mengalami perasaan yang menggebu gebu ini”
Cermin                    :”Jika kamu yakin dengan dia, terimalah dia. Jadikanlah dia suami dan ayah untuk anak anakmu nanti”
Cinderella                :”Aku sangat yakin cermin, dia pasti cinta sejatiku”

                Riko datang…

Riko                        :”Hai Cinderella. Mengapa kamu berbicara dengan cermin?”
Cinderella                :”Ehhh hai Riko. Eng…..engga ko gapapa”
Riko                        :”Bener gapapa?”
Cinderella                :”Bener ko Rik. Ada apa kamu kemari?”
Riko                        :”Aku Cuma mau bilang, mau kah kamu menikah denganku?”
Cinderella                :”Aku ga mimpi kan? Ini nyata kan?”
Riko                        :”Ini ga mimpi dan ini benar benar nyata”
Cinderella                : (gugup)
Riko                        :”Lalu jawabannya Cinderella?”
Cinderella                :”Tentu saja iyaa”

                Akhirnya Cinderella menemukan cinta sejatinya. Cinderella dan Riko pun menikah. Dengan pesta pernikahan yang sangat megah seperti sedang menonton konser dangdutan. Cinderella berterima kasih kepada Tuhan karena telah menemukan cinta sejatinya. Setelah itu Jaka Tarub merasa dirinya telah melakukan satu kebaikan. Ketika berjalan di tengah kota tiba tiba dia pingsan.

Jaka Tarub               :”Alhamdulilllah. Aku berhasil menjodohkan Cinderella dengan Riko> Loh loh ko tubuhku melemas, aduh kenapa ini?” (pingsan)

                Di langit ke-25…

Ridski                      :”Bangun kamu Tomangski bangun!”
Tomangski              :”Tomangski? Aku ini Jaka Tarub!”
Rina                         :”Ini sudah bukan di bumi lagi. Lihat sekelilingmi”
Tomangski              : (melihat lihat)
Ridski                      :”Kamu sudah berhasil memenuhi syarat yang aku minta. Tapi dengan sangat amat disayangkan, disini sudah tidak ada lowongan kerja lagi. Maaf”
Tomangski              :”APA!!!! Lalu siapa yang mengambil lowongan kerjaku disini?!!” (marah dan kesal)
Ridski                      :”Hey kamu pegawai baru. Kemarilah!”
Rina                         :”Iya cepat kemarilah!”
Deddy Corbuzier     :” Anda memanggil saya ?”

                                                                                                TAMAT
Charlie (Bapak Cinderella)                      : Aditya Nugraha
Ling Ling (Ibu Cinderella)                      : Vega Febriana
Cinderella                                                : Julivia Safarina
Ridski dan Emen                                     : Joko Suryo
Tomangski alias Jaka Tarub                    : Faris Hadyan
Nawang Wulan                                       : Lydia Annisa
Wanita 1                                                  : Farah Abdat
Wanita 2                                                 : Desinda
Usro dan Deddy Corbuzier                     : Ewaldo Radifan
Peri  Tinkerbol                                        : Davi Mardha
Riko                                                        : Hilman March
Fred (Ayah Riko)                                    : Andika Kurniadi
Betty (Ibu Riko)                                      : Revana Anjani
Cermin                                                    : Kamila Kayla
Rina (Saudara kembar Ridski)                : Gianita Sarasvaty

Created by : Hilman March Rafidan

Selasa, 29 Juli 2014

Fourangers (XI IPA 4)

Baru posting lagi nih. Kali ini gua mau bahas tentang masa masa atau kenangan gua pas kelas 11. Awal masuk kelas ya ampun berasa sendiri banget, temen sekelas dari kelas 10 cuma rahman, cabe, dan alm nada. Dulu mah duduknya berempat berempat, aneh acin. Acara kelas pertama itu berenang di jungle, beruntunglah kita ada ewaldo yg bapaknya kerja disitu(bukan tukang sapu ya) jadi kita bayarnya lebih murah. Kalau ga salah inget sih yg ikut berenang itu cuma berempat, gua, aldo, pras, sama ical. Balik renang makan di ayam aroma beuh ajib. Terus gua pernah berantem sama akhyar, gara gara dia mukul kepala gua pake buku (gua sensitif men kalau daerah kepala dipukul atau disakiti) akhirnya kita berantem di depan kelas sampe baju putih gua sobek. Oh iya tim futsal kita ada loh cuma jujur nih rada payah, ga diunggulkan, kalah mulu. Yg jago ya cuma akhyar, pras, gm, cuma dikit deuh. Kipernya ga ada, tapi untung ada ical sama rian jadi kiper karbitan. Kita juga bikin baju futsal, beuh gajelas bajunya! Warna dasar putih dengan dihiasi warna ijo stabilo dan merah. Lambangnya sih lumayan. Terus kita ada acara yg akhirnya hampir semua bisa dateng. Bbqan ceritanya mah di rumah ayu. Jauh teh kalau naik motor ampe angus nih pantat, mana gelap. Yg kocak mah masa acara kelas kita tapi ada si faka, anak mana tuh diundang aja kaga. Terus kita juga ke taman safari, kalau kata rian sih main aja bukan acara kelas. Pertama kali tuh gua naik wahana apa tuh yg tinggi banget terus cuma naik turun? Tau kan? Lupa euy. Nah itu wahana cacat abis di taman safari. Udah mah naiknya lama, udah nyampe atas stuck diem 1 menit lebih mah ada itu, mana gerimis pula makin merinding gua. Abis itu naik kereta hantu, akhirnya gua berani naik setelah sekian lama. Ada pengalaman mistis juga nih. Pas kita lagi naik nyari air tetjun gua jalan duluan sama aldo soalnya yg lain jalannya lama terus pas udah mau bubarab si rahman puspa baru cerita lagi kalau mereka lama karena nungguin gua sama aldo dikamar mandi. Mereka liat kita berdua masuk ke kamar mandi sambil keketawaan padahal gua sama aldo udah sampe air terjun bareng sri juga. Ih sereeem. Gua sama aldo ada kembaran mistisnya. Terus pulangnya sampe udah berkabut dan kita makan di saung kuring puncak kalau ga salah. Oh iya yg ikutan juga dikit nih cuma gua, ical, edwan, aldo, rian, pras, puspa, rahman, dan sri. Yg pasti gua inget banget mah pas mati lampu! Lagi enak enak makan malah mati lampu. Kebelet pula. Yaudah gua pipis, eh taunya ada orang eek ga ditutup pintunya ih uyywhhhh. Terus lanjut kita acara lagi nih ke rumah sri bbqan juga. Rumahnya gede bingits, lampunya ya ampun mahal pasti. Terus juga mobil puspa lecet dan spionnya kena tembok alhasil nangislah dia. Makan, bakar bakar, foto foto dan pulang. Terus ada juga buka puasa di rumah sri. Yg lain naik mobil gua doang nih yg naik motor sama aldo strong abis. Buka dijalan pula. Terus edwan dateng bawa duren apa pisang ya gua lupa daru sukawening langsung kerumah sri, wedaan. Gua juga pernah loh nangisin cewe. Yg pertama puspa, gua sih cuma iseng bilang kalau dia pake pemutih tadinya masih lucu eh taunya dia jadi nangis. Terus davi. Gua cubitin mulu tiap hari katanya sih dia saking keselnya dicubitin mulu akhirnya dia nangis. Nah kalau bebey gua bentak eh nangis dianya, rapuh emang. Ada juga acara ke dufan nih, mayan 15 orang. Beuh ajib, kita foto ala ala power ranget gitu ngelawan dufan defender, mungkin kalau dibogor kita pulang udah make kresek kali mukanya ya saking malunya, untung dijakarta diliatin sedufan dufannya juga gapapa. Terus kocak tuh kerudung bebey lepas pas naik tornado. Kerudung ayu kusut jadi dia kesel terus dilepas deh. Kitaa makan mcd disana. Terus untuk pertama kalinya gua naik kincir angin. Omg, ini wahana yg lu lu semua bilang romantis?? Bullshit, serem abiis apalagi kalau udah nyampe atas terus diputer gitu ih yaampun. Sebelum balik kita ajep ajep dulu di dufan mayan deh ngilangin cape dikaki. Eh si aldo dapet pin dari dufan gara gara jogetnya ashoooy.  Terus apalagi ya? Oh iya kita bikin sweater kelas nih satu satunya di kelas 11 yg bikin sweater walaupun pas jadi malah kaya baju koko. Gua duduknya ngacak pusing, hari ini disini besok disana. Tapi akhirnya sih gua duduk sama putri, lumayan biar nular dikit pinternya. Kalau ulangan nih ya beuh udah kaya lagi shooting fast furious, lari semua biar dapet bangku di belakang. Kita juga disuruh bikin film, jadi artis gueeeee. Film pertama gua, gua jadi peran utama dan lumayan sukses walaupun kepending gara gara gua sakit. Film berikutnya gua jadi pemeran pembantu doang nihh. Film di flashdisk gua cuma satu film tentang persahabtan, tentang si rian deuh peran utama dia. Ternyata suara gua aneh kalau direkam!!! Terus kita jalanin ujian praktek senam. Ada goyang hawainya yaa. Oh iya kita juga ada bukber dikitan di rumah ewaldo. Terus ke bnr deh. Dan munculah konflik gua dengan thalia. Kuta juga sempet bbqan di rumah ewaldo yg baru terus pulangnya kita nginep gua iki doang sih dirumah ewaldo. Di penghujung semester kita ada acara homestay nih nginep di rumah rumah orang yg kurang mampu biar kita merasakan jadi mereka. Lah gua mah apa atuh, homestay jadi holiday. Orang orang kerja ya gua tidur, main kartu, nonton tv haha. Acara terakhir kita bareng bareng itu bukber taun kemaren, di white papper. Tau ga? Udah tutup sekarang mah. Dresscode biru biru yg dateng mejikuhibiniu. Pulang acara ini thalia minta maap ya gua maapinlah secara gua baik hati dan tidak sombong. Udah semutan nih tangan, udah dulu ya salan kangen salam rangers!!! Miss ah

Mr.Bean and The Philosopher's Stone

Mr.Bean and The Philosopher's Stone